atieq
Friday, November 03, 2006
IIPAE2006
"BIRDS MIGRATION : Indonesia International Performance Art Event 2006"
7-8-9 December 2006
Galeri Nasional Indonesia
Jakarta
iipae2006.blogspot.com
Friday, June 30, 2006
A Talk: "Migrasi Burung: What is Performance Art?"
2-4pm
Wednesday, 7th June 2006
Bentara Budaya Jakarta
INDONESIA
by S S Listyowati
Introduksi
Kehadiran performance art di Indonesia bukanlah hal baru. Namun informasi tentang hal ini masih belum menjamah luas publik umum, pun publik seni. Sementara para pelakunya telah mengembangkan sayapnya hingga ke langit-langit seberang dan eksis di forum internasional ketimbang di negeri sendiri. Peristiwanya berlangsung sporadis, komunitasnya pun makin menjarah luas tak peduli kawasan, meski minim manajerial. Wacana khusus (buku-buku) tentang performance art masih dirindukan di sini. Pro dan kontra pun hadir di antara kehampaan informasi akurat mengenai sejarah, asal-usul dan keberadaannya hingga di Indonesia. Termasuk perbedaan pendapat atas definisi sekaligus istilahnya. Ada yang menyebutnya sebagai "seni rupa pertunjukan" atau "seni rupa langsung" karena beranggapan genre ini lahir semata-mata dari rancah seni rupa. Sementara sejarah membuktikan proses menuju kelahirannya justru dari ruang sastra dan performing art (seni pertunjukan). Masa ‘deviasi’ ini (1900an) diawali oleh keberadaan FT Marinetti dan Tristan Tzara dalam menggugah kesadaran citarasa estetika konvensional publik luas. Keduanya adalah penyair. Ide-ide mereka menjadi sumber inspirasi hingga beberapa dekade selanjutnya oleh para seniman di bawah kibaran bendera futurisme, ekspresionisme, dadaisme, situasionist, CoBrA, Fluxus, Bauhaus dan sebagainya. Dewasa ini, beberapa pengamat dan periset menyebut performance art sebagai "seni penampilan" atau juga "seni performa" berdasarkan runutan historikal berikut kaidah etimologi dan terminologi. Meski begitu, performance art tetap hidup. Sebagaimana seni di setiap masa memiliki nafas dan auranya masing-masing. Setiap genre muncul dari ketidakpuasan atas ketidakmapanan atau pun kemapanan yang berlangsung. Sebagaimana Van Gogh setelah Rembrandt, atau Debussy setelah Mozart, atau pop-art setelah klasik, hip-hop setelah Rock'nRoll, atau dangdut di antara orkes gambus, campursari setelah klenengan, begitu seterusnya. Bagai Migrasi Burung (Bird Migration), performance art telah melakukan migrasinya dari benua ke benua sejak awal. Kelahirannya di Barat tak bisa lepas dari campur tangan para seniman asal Timur. Tak hanya Marcel Duchamp, Yves Klein, Joseph Beuys dan John Cage (pengawal istilah dan bentuk 'happening') di Eropa dan Amerika Serikat, namun sebelumnya kelompok Gutai, Nam Jun Paik hingga Yoko Ono dari Korea dan Jepang mewakili Asia. Bersama tokoh-tokoh ini, aliran Dada dan Fluxus --yang ternyata tak pernah mati-- menjadi sumber inspirasi menuju genre baru berjuluk performance art. Keberadaannya ditahbiskan beberapa dekade di masa post-war (setelah perang dunia kedua), 1960an. Migrasi antara Barat dan Timur ini makin beranak pinak, menyemai dan melebarkan ruang komunitasnya. Performance art disangsikan mengalami stagnasi atau pun kematian (akibat virus yang mematikan macam flu burung?). Bagai migrasi burung, genre ini akan tetap terus melayang bebas, mengepakkan sayap-sayapnya di langit luas untuk kemudian hinggap dan menebar benih, saling berkawin silang, menjadi bentuk-bentuk baru dan kehidupan-kehidupan baru serta sumber inspirasi baru.
Talk & Performance Art
"Migrasi Burung" [Bird Migration]
-What is Performance Art?-
by S S Listyowati (Atieq)
with
Juliana Yasin [Singapore]
Ranger Mills [USA]
Yoyoyogasmana [Bandung-West Java]
Silvia Isabel [Canada/Guatemala]
Angga Wedhaswara [Bandung-West Java]
Mukmin (Soge) Ahmad [Palu-North West Celebes]
Rewind Art-UNJ (Universitas Negeri Jakarta)/Nation University of Jakarta
Wednesday, 7th June 2006
2pm~6pm
Venue: Bentara Budaya Jakarta [BBJ]
Jl. Palmerah Selatan 17 Jakarta 10270 INDONESIA
T: (021) 5483008, 5490666 ext.7910
F: (021) 53699181
E: bbj@bentarabudaya.com
H: www.bentara budaya.com
Wednesday, March 29, 2006
Performance: I Give My Heart to U Fresh from the Oven, Pasar Seni Sartre - University of Parahyangan [UNPAR] Bandung-West Java, INDONESIA 2006
S S Listyowati [Atieq]
Profile
Sex : Female
Nationality : Indonesian
Phone : +62/0 852 172 92179
e-Mail : atieq_s@yahoo.com
H: atieq.blogspot.com
Education :
Journalism
Faculty of Communication’s Science
Padjadjaran University [UNPAD]
Bandung
West Java
INDONESIA
Art’s Activities
2006
· Performance: “Bird Migration”, Bentara Budaya Jakarta, 7th June
· Talk: “Migrasi Burung: What is Performance Art?”, a collaboration with Juliana Yasin (S’pore), Yoyoyogasmana, Silvia Isabel (Canada/Guatemala), Ranger Mills (USA), Angga Wedhaswara, Soge Ahmad, Rewind Art-UNJ, in Bentara Budaya Jakarta – Kompas – Gramedia Group, on 7th June
· Talk: “Sarana Edukasi sekaligus Entertainment dalam Performance Art” in BaPAF#3 Goes to Campus by B+PAC [to UnPas-ITB-Universitas Maranatha-STISI-FiKom UnPad] with Yoyoyogasmana and Kang Ade, Bandung on May
· Talk: “Bird Migration: A Study in History of Performance Art and Management” – with Yoyo Yogasmana and Heru Hikayat at HIMASRA University of Pendidikan Indonesia [UPI} – Bandung on April
· Performance Art: “Bird Migration” in Dance of Water Performance Art Event by HIMASRA University of Pendidikan Indonesia [UPI]- Bandung on April
· Talk: “Bird Migration: A Study in History of Performance Art and Management”, Utan Kayu Community [TUK] – Jakarta, on March
· Performance Art: “I Give My Heart to U, Fresh from the Oven”, University of Parahyangan [UNPAR] in Bandung on February
2005
· Performance Art: “What is Performance Art?”, Faculty of Architecture-University of Tarumanagara (UNTAR) in Jakarta on April
· Performance Art: “I’m not a Performance Artist”, STSI (High School of Art-Indonesia) in Surakarta/Solo on May
· Talk: “Architectural Management Concept in Performance Art”, Faculty of Architecture-University of Tarumanagara in Jakarta, on April; “Performance Art in Art Management: What is Performance Art?” Sekolah Tinggi Seni Indonesia/STSI (College of Art) in Surakarta/Solo – INDONESIA, on May
· Talk: “Management of Indonesian Performance Art: What is Performance Art?”, Laboratory of Art LengkongCilik in Semarang; Studio Seni Somba Opu-Galeri Firman Djamil in Makassar, INDONESIA on May
· Performance Art: “Art is not for Idiot People”, Faculty of Fine Art & Design-University of Maranatha in Bandung on December
2003
· Research Assistance: “Glass Paintings in Indonesia” - ARCHIPEL for edition 2005, in INDONESIA on July-August
· Visiting Arts Institutions in Paris- FRANCE [Radio France Internationale, Maison de Culture du Monde, Theatre de La Ville, Acanthes, etc.] on December 2002 – March as observer
2000
· Artist Talk: Lasalle-SIA College of the Arts – SINGAPORE, August
· Performance Art: “I’m Celebrating My Country” along the main street of Orchard Rd and by MRT (mass rapid transportation) to Johor return in SINGAPORE on August 17th
· Performance Art: “A Lion King in ASEAN” by Agoes Jolly in collaboration with A Fahmi Alatas, Iwan Wijono and Ghene Sha Rudyn at The Substation and The Merlion Park, SINGAPORE on August
Project Manager / Executive Producer in Art Events
· 2005 Research [An Observation of Performance Art Management in Indonesia, Malaysia and Singapore]
· 2003 Training of Radio Broadcasting, Radio France Internationale & Ford Foundation’s program “Celebrating Indonesia”, Jakarta - INDONESIA (October 2003)
· 2002 A Journey in Ten Cities [Jakarta-Bandung-Yogya-Semarang-Banjarmasin-Makassar-Bali-Surabaya-Solo-Padang] Art & Ritual Performance AKIN & AMITY 2002 by Chi Body TheatreTaiwan & collaboration with Indonesian artists, INDONESIA (August - September 2002)
· 2002 Paintings Exhibition “Sarang & Kesunyian” by Iswanto GH, LIP[Indonesia – France Institution] Yogyakarta - INDONESIA (May 2002)
· 2001 "Training of Reporting & Writing in Art" supported by The Japan Foundation, M. Sobari, Ninok Leksono, Nirwan Dewanto, Afrizal Malna, Jabatin Bangun, Deddy Luthan, Esther L. Siagian, Yudhi Suryoatmodjo, Bintang Prakasa, Yvonne de Fretes, Yuli Riban – Jakarta, INDONESIA (February 2001)
· 2000 "A Lion King in ASEAN" - performing art by Agoes Jolly, collaboration with Fahmi Alatas, Iwan Wijono and Ghene at The Substation & Merlion Park – SINGAPORE (August – September 2000)
· 2000 Book Publishing: “Lines, Kumpulan Cerita Perempuan di Garis Pinggir” by Ratri W., Millenium Publishing , Jakarta - INDONESIA (February 2000)
· 1999 Makassar Art's Forum 99, "Kegelisahan Lingga dan Yoni dari sebuah Negeri" a performance by Agoes Jolly, Ujung Pandang [Makassar], South Sulawesi, INDONESIA (September 1999)
· 1998 - 1999 Some Exhibitions & Discussions of Art [paintings, sculpture, art-instalation, performance-art, etc.], Nomad Gallery supported by Diro Aritonang, Arahmaiani, Hendro Wiyanto, FX Harsono, Chandra Djohan, Irawan K Arseno, etc. Jakarta - INDONESIA (November 1998 – December 1999)
· 1999 Exhibition, Installation, Performance & Discussion “Monumen-Monumen/The Monuments”, supported by Chandra Djohan, Arahmaiani, Agoes Jolly etc. Kampung Tenda Semanggi – Jakarta, INDONESIA (August 1999)
· 1999 Exhibition & Performance “Monumen-Monumen” [The Monuments], Lawang Gallery-University of Tarumanagara-Jakarta, INDONESIA (August 1999)
· 1998 Photo Exhibition & art-instalation “Indonesian Women”. Centre of French Culture & Languange [CCCL}, Surabaya – INDONESIA (April 1998)
· 1998 Exhibition of Paintings on Damarkurung by Mbah Masmundari from Gresik, CCCL [Center of French Culture and Linguistic] Surabaya - INDONESIA (April 1998)
· 1998 Seminar of Kartini’s/Women’s Day , Centre de Culturel Cooperation et Linguistique [CCCL]-Surabaya – INDONESIA (April 1998)
Job Experience in Mass Media
1996-2006
Contributor, Photographer & Writer: Catalogs of Art Expositions, Newspapers & Magazines in Indonesia
2001
Script Writer : freelance for play & animation
2000
Editor & Curatorial Organizer : Book Publishing: “Lines, Kumpulan Cerita Perempuan di Garis Pinggir” by Ratri W., Millenium Publishing , Jakarta
1998
Photographer : The Australian Newspaper
1996
Reporter/Contributor-Jakarta : VOA [Voice Of America]
1995
Editor & coordinator : Book Publishing “Lintas Nusa’95”-Toyota Astra Motor-Jakarta
1992-1995
Photographer, coordinator of photography, also art & culture : Indonesia Bussiness Weekly Magazine – PT Jurnalindo Aksara Grafika, Jakarta
1987–1990
Contributor of writing/reporting/photos in a several mass-media : Bintang Indonesia Tabloid (1987), Jakarta-Jakarta Magazine (1988), Gala-Media Indonesia Tabloid (1989), Mandala-Kompas Tabloid (1990)
1983–1986
Freelance Writer/ reporter/photographer in a several mass-media : F.e.:Intisari. Pikiran Rakyat, Jayakarta, Bandung Pos, etc.
Trainee (Praktek Kerja Lap.) --as reporter-- on TV News Program of TVRI/Televisi Republik Indonesia (3 months)
1984-1985
Writer & photographer : Book Publishing “Seri Flora & Fauna Indonesia” Volume 1-20, Department of Education and Culture - Republic of Indonesia
Exhibition
1999 Solo Exhibition of Photographs: "Manusia di Zamrud Tenggara Khatulistiwa"/”People in South East of Emerald” curatorial by Jim Supangkat, Indosteak Restaurant - Mulia Tower Jakarta; Nomad Gallery-Jakarta; Kampung Kafe Tenda Semanggi-Jakarta, INDONESIA
Grants
2005
Research and Study [Observation] of Performance Art Management in INDONESIA, MALAYSIA and SINGAPORE, supported by ARTS NETWORK ASIA
2002
Advance Training of Arts Management by PPPM and Yayasan KELOLA, funded by Ford Foundation, February in Bandung, West Java – INDONESIA as trainee/ participant
2001
Basic Training of Arts Management by PPPM [Institution of Management Training Education] and Yayasan KELOLA, funded by Ford Foundation, August in Puncak, West Java – INDONESIA as trainee/ participant
Others
2004
· Moderator in Seminar of Bussiness “How To Be Millionaire”, Jakarta - INDONESIA
· Facilitator of Empowering Training, Jakarta & Bogor-West Java, INDONESIA
· Trainee/ Participant of Interactive Seminar “The Power of You” [Empowering Training of Self-Management], Basic and Advance, Jakarta – INDONESIA
· Participant in several seminars/programs of management, Jakarta - INDONESIA













